50kN,100kN Robot automatic electromechanical tensile testing machine
Robot Automatic Electronic Tensile Testing Machine HST-50-AT / HST-100-AT adalah sistem pengujian tarik otomatis berbasis elektronik yang dilengkapi integrasi robot ABB untuk proses handling spesimen secara otomatis. Mesin ini digunakan untuk pengujian tarik pada sampel batang (bar sample), terutama untuk analisis sifat mekanik baja tulangan hot-rolled ribbed steel bar secara massal dan otomatis.
Sistem ini terdiri dari tensile testing host elektronik, automatic extensometer, sistem pemindaian kode (code scanning), alat ukur panjang dan berat, sample holder, hydraulic flat push clamp, serta software kontrol pengujian. Dengan sistem robotik otomatis, mesin ini mampu meningkatkan efisiensi pengujian batch, mengurangi kesalahan manusia, dan menghasilkan data uji yang akurat serta konsisten untuk kebutuhan industri dan laboratorium.
Aplikasi
- Uji tarik batch pada material batang baja (bar sample)
- Pengujian hot-rolled ribbed steel bar
- Analisis kekuatan tarik material konstruksi
- Pengujian otomatis di industri, laboratorium, dan universitas
- Quality control material industri baja
- Pengujian untuk lembaga sertifikasi dan inspeksi

| Model | HST-50-AT | HST-100-AT |
|---|---|---|
| Kapasitas | 50 kN | 100 kN |
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Standar kalibrasi | ISO 7500-1 Class 0.5 (sesuai ASTM E4) |
| Tingkat akurasi | 0.5% dari pembacaan |
| Rentang beban | 0.2% – 100% FS |
| Resolusi beban | Kapasitas/500.000 (auto scaling) |
| Akurasi gaya | ±0.5% |
| Kecepatan crosshead | 0.005 – 500 mm/min |
| Panjang spesimen | 500 – 700 mm |
Sistem & Komponen Utama
- Electronic tensile testing machine host
- Automatic extensometer
- Code scanning system (barcode/QR)
- Weighing & length measuring device
- ABB industrial robot arm
- Sample holder system
- Hydraulic flat push clamps
- Software & computer control system
Keunggulan
- Sistem robot ABB untuk otomatisasi penuh
- Cocok untuk pengujian batch material baja
- Akurasi tinggi kelas 0.5 sesuai standar internasional
- Efisiensi tinggi untuk laboratorium dan industri
- Mengurangi kesalahan operator (human error)
- Mendukung pengujian massal secara cepat dan stabil



