Peralatan Uji Kinerja Perlindungan Termal (Radiasi) | Thermal Protection (Radiation) Performance Testing Equipment EN 366

Pengujian kinerja perlindungan termal (radiasi) sesuai dengan standar ISO6942 dan EN366 untuk desain dan manufaktur. Penguji ini sepenuhnya memenuhi persyaratan pengujian dan telah diterima oleh pelanggan dari AS dan Eropa; Perangkat ini memiliki aplikasi berbasis Windows yang ramah pengguna dan intuitif, yang menyediakan kontrol termal lengkap, deteksi kesalahan, dan pencatatan data. Konfigurasi sistem RPP dan prediksi terbakar juga termasuk dalam Therm DAC. Pengujian yang ditentukan pengguna memungkinkan operator untuk mendefinisikan kondisi pengujian non-standar dan toleransi khusus. Anda dapat melihat beberapa tampilan grafik dengan fitur zoom untuk melihat kondisi tertentu secara detail. Statistik real-time dapat diterapkan pada data uji dalam rentang waktu pilihan pengguna.

EN 366 Thermal Protection (Radiation) Performance Testing Equipment

 

Pendahuluan

EN 366 Thermal Protection (Radiation) Performance Testing Equipment adalah peralatan laboratorium yang dirancang dan diproduksi sesuai dengan standar ISO 6942 dan EN 366 untuk mengevaluasi kinerja perlindungan termal terhadap radiasi panas pada pakaian pelindung.

Peralatan ini telah memenuhi seluruh persyaratan pengujian sesuai standar internasional dan telah digunakan secara luas oleh berbagai pelanggan di Amerika Serikat maupun Eropa. Sistemnya dilengkapi perangkat lunak berbasis Windows dengan antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan. Perangkat lunak ini menyediakan fungsi pengendalian suhu secara menyeluruh, deteksi kesalahan, pencatatan data, konfigurasi RPP (Radiation Protection Performance), serta prediksi risiko luka bakar (Burn Prediction) melalui sistem Therm DAC.

Pengguna juga dapat membuat metode pengujian khusus (Custom Test) sesuai kebutuhan, menentukan toleransi pengujian sendiri, menampilkan beberapa grafik secara bersamaan dengan fitur zoom, serta menganalisis statistik data secara real-time pada rentang waktu yang dipilih.

Peralatan ini digunakan untuk mengevaluasi kemampuan pakaian pelindung dalam menghadapi paparan panas dan api, khususnya terhadap radiasi panas. Pengujian dilakukan dengan memberikan fluks panas sebesar 80 kW/m² ± 5% pada spesimen yang terdiri dari satu atau beberapa lapisan material pakaian pelindung. Kalorimeter yang dipasang di bagian belakang spesimen akan mengukur laju perpindahan panas berdasarkan perubahan suhu terhadap waktu sehingga dapat ditentukan kemampuan isolasi termal material tersebut.

Selain untuk kain pelindung tahan api, alat ini juga dapat digunakan untuk menguji berbagai material isolasi tahan panas lainnya.


Standar

  • EN 366
  • ISO 6942

Fitur

  1. Peralatan terdiri dari unit radiasi, dudukan penjepit spesimen, dan sistem kontrol.
  2. Menggunakan rangka berbahan stainless steel yang kuat, tahan korosi, serta mudah dibersihkan.
  3. Ukuran spesimen:
    • 230 × 80 mm
  4. Sumber radiasi menggunakan 5 lampu kuarsa inframerah (Infrared Quartz Lamp) masing-masing berdaya 500 Watt, yang mampu menghasilkan radiasi panas hingga 80 kW/m².
  5. Menggunakan heat flow meter tembaga standar dengan rentang pengukuran 0–100 kW/m².
  6. Dilengkapi sistem pendingin air (Cooling Water Inlet).
  7. Memiliki sistem kontrol sirkulasi air cerdas.
  8. Dilengkapi alarm suhu air untuk menjamin keamanan pengoperasian serta menjaga stabilitas hasil pengujian.
  9. Menggunakan sistem kontrol berbasis komputer sehingga proses pengujian menjadi lebih cerdas, otomatis, dan mudah dioperasikan.
  10. Akurasi pengatur waktu mencapai 1 detik.
  11. Menggunakan termokopel Constantan dengan akurasi pengukuran 0,1°C, sesuai persyaratan ISO 6942.
  12. Dilengkapi pelindung logam (Metal Protection Shutter) dengan sistem pendingin air.
  13. Komputer secara otomatis merekam dan menampilkan kurva suhu secara real-time selama proses pengujian.
  14. Mendukung mode operasi otomatis, dengan waktu pengujian yang dapat diatur sesuai kebutuhan.
  15. Berdasarkan ISO 6942:2002 (EN 366), tersedia dua metode pengujian perlindungan termal.
  16. Metode A digunakan dengan memberikan paparan radiasi panas tertentu pada spesimen, kemudian mencatat perubahan fisik material untuk mensimulasikan kondisi penggunaan yang ekstrem.
  17. Metode B menggunakan kalorimeter yang ditempatkan di belakang spesimen. Ketika panas merambat melalui material, perubahan suhu terhadap waktu direkam untuk menentukan tingkat perpindahan panas radiasi melalui material tersebut.

Spesifikasi

Parameter Spesifikasi
Model GD-EN366
Termokopel Tembaga–Constantan (T), diameter 0,25 mm
Kalorimeter Tembaga, ketebalan 1,6 mm, kemurnian 99,95%
Pelat Penekan (Press Plate) 149 × 149 × 6 mm, lubang tengah Ø90 mm, berat 264 ± 13 g
Rentang Heat Flux 10–80 kW/m² (dapat diatur)
Kontrol Suhu Radiasi Suhu ruang hingga 1200°C ± 5°C, resolusi tampilan 1°C, menggunakan pengendali PID pintar
Sensor Suhu Radiasi Termokopel (0–100°C)
Pompa Sirkulasi HQB-3900, 100W, 220V, 50Hz
Sistem Operasi Windows
Pelindung Api (Flame Shield Plate) Pengoperasian manual atau otomatis (tarik dari depan), berbahan material anorganik tahan panas
Catu Daya AC 220V, 50Hz
Dimensi 1510 × 650 × 1220 mm
Berat Sekitar 200 kg

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja