P40 cocok digunakan untuk berbagai pengujian kekuatan tarik di lapangan, seperti pengujian kekuatan beton (C10 hingga C80) pada bangunan baru maupun bangunan yang sudah ada, serta pengujian kekuatan ikatan ubin dekoratif pada dinding luar. Konfigurasi alat ini dapat digunakan untuk metode tarik setelah pemasangan (post-installation pull-out method) dan metode angkur setelah pemasangan (post-anchoring method) dalam pengujian kekuatan beton.
Prinsip pengujian kekuatan tekan beton dilakukan dengan menghitung kekuatan beton berdasarkan gaya tarik yang diperlukan untuk mencabut angkur yang telah dipasang pada beton. Alat ini dilengkapi dengan layar tekanan digital dan fungsi penyimpanan otomatis nilai puncak (automatic peak value retention). Selama proses pengujian, data dapat disimpan langsung oleh alat, sehingga pengoperasiannya menjadi lebih mudah dan praktis.








