BluLink adalah antarmuka cerdas untuk sensor Vibrating Wire (VW) yang menghadirkan fungsionalitas nirkabel (wireless) dan perekaman data otomatis (data-logging) dalam satu perangkat kompak.
BluLink adalah modul nirkabel yang menambahkan fungsi BluPoint ke semua instrumen digital tipe YP, sehingga memungkinkan integrasi instrumen tersebut ke dalam jaringan sensor nirkabel secara mudah dan ekonomis.
Dengan memanfaatkan teknologi Bluetooth 5, BluLink memungkinkan pengguna melakukan pembacaan data langsung dari tablet melalui aplikasi BluViewer App, tanpa perlu kabel tambahan atau logger berkabel yang kompleks.
Fitur Utama
Konektivitas Nirkabel Bluetooth 5
Mendukung komunikasi jarak dekat antar perangkat tanpa kabel
Mengurangi biaya instalasi kabel panjang (leadwire)
Kompatibel dengan Aplikasi BluViewer
Data sensor dapat dibaca secara langsung dari tablet atau perangkat mobile
Ideal untuk inspeksi cepat dan pemantauan lapangan
Hemat Energi & Daya Tahan Tinggi
Menggunakan baterai alkaline internal
Masa pakai baterai lebih dari 2 tahun dengan pengaturan pembacaan 1x/jam
Instalasi Sederhana
Dapat dipasang di lubang bor (stub borehole) yang berdekatan dengan instrumen yang sudah ada
Tanpa perlu modifikasi besar pada sistem sensor
Solusi Jaringan Nirkabel Hemat Biaya
Alternatif ekonomis dibanding solusi kabel, terutama dalam proyek dengan banyak sensor
Mengurangi kebutuhan akan banyak logger berkabel
Aplikasi Umum
Membangun jaringan sensor wireless di area konstruksi, tambang, atau bendungan
Pemantauan digital instrumen YP tanpa perlu infrastruktur kabel
Digunakan bersama dengan BluLogger atau BluGateway sebagai bagian dari sistem pemantauan nirkabel
d-Splitset bolt menggunakan sensor perpindahan induktif miniatur yang dipasang sepanjang probe fleksibel. Sensor-sensor ini ditempatkan dan diamankan pada posisi tetap di dalam probe untuk pengukuran yang akurat dan stabil.
Tersedia berbagai jenis kamera dan winch Geovision yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam aplikasi, termasuk untuk lubang bor (borehole) hingga kedalaman 650 meter. Sistem ini ideal untuk inspeksi bawah tanah, pemantauan geoteknik, dan eksplorasi lingkungan yang membutuhkan visualisasi akurat di kedalaman ekstrem.
Pengujian kompresi biaxial pada sampel inti batuan (core sample) biasanya dilakukan pada inti hasil over-coring dari sel HI (Hollow Inclusion). Sampel inti dikompresi menggunakan alat uji kompresi biaxial yang lebih dikenal sebagai Hoek Cell.